Senin, 24 Agustus 2015
Jumat, 31 Juli 2015
Kamis, 30 Juli 2015
Selasa, 07 Juli 2015
Tips Cara Melihat Warna Aura
Banyak orang menduga aura hanya dapat dilihat dengan kekuatan batin tingkat tinggi, atau dengan bantuan khodam. Yang lebih modern, aura dapat terlihat jelas lewat hasil jepretan kamera kirlian. Tapi tahukah, aura sebenarnya dapat dilihat dengan mata telanjang.
Tips berikut ini akan memandunya. Namun sebelum kita ulas lebih jauh, ada baiknya kita tengok sejenak mengenai apa dan bagaimana sifat aura itu. Maksudnya agar kita tidak berpijak pada pemahaman yang salah.
Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan aura :
- Aura manusia selalu berubah-ubah sesuai dengan kedewasaan kepribadian seseorang.
- Aura manusia berwarna-warni sesuai dengan kepribadian dan kehidupan seseorang. Masing-masing warna aura menunjukkan kepribadian yang berbeda.
- Panjang pendeknya aura dapat dideteksi dengan indra peraba kulit maupun dengan tongkat deteksi.
- Aura seseorang dapat mempengaruhi maupun dapat dipengaruhi oleh lingkungan sehingga dapat bertambah maupun dapat berkurang karena faktor lingkungan.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar pancaran aura tetap cemerlang, diantaranya :
a. Makan makanan yang halal, baik dan tidak berlebihan.
b. Olahraga yang cukup dan teratur.
c. Memenuhi kebutuhan tubuh akan udara segar.
d. Istirahat dengan cukup, mengurangi rokok, alkohol dan obat terlarang.
e. Mengurangi gerak hati, gerak pikir dan kegiatan-kegiatan yang buruk.
f. Mengurangi sikap hati yang kasar, mudah emosi dan memperbanyak rasa kasih sayang.
Sekarang, mari kita mulai latihan melihat aura. Sebelum melihat aura orang lain, ada beberapa urutan latihan yang harus dilakukan demi kesempurnaan hasil.
1. Melihat Aura Dengan Jari Tangan
Carilah tembok yang berwarna putih, lalu duduklah dengan tenang pada jarak 1/2 meter dari tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin dan tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan dan kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yang masih berpasangan tadi 30 cm didepan mata dengan latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yang memancar dari ujung jari kita.
2. Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan seperti pada cara No. 1. Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada tembok yang berwarna putih. Tariklah nafas, tahan dan hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan dari tembok. Amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal ditembok. Itulah aura yang memancar dari telapak tangan dan lama kelamaan akan larut dalam aura alam.
3. Melihat Aura Diri Sendiri
Letakkanlah cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. Pandangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok. Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah. Setelah berhasil, mulailah untuk melihat aura orang lain.
4. Melihat Aura Orang Lain
Mintalah bantuan seseorang yang akan menjadi objek untuk berdiri didepan tembok yang berwarna putih. Usahakanlah penerangan didalam ruangan dibuat remang-remang atau redup. Berdirilah lebih kurang 3 meter didepan objek. Fokuskanlah pandangan mata pada bagian tepi kepala dan bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek. Fokuskanlah pandangan pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek akan memancarkan warna aura.
Bagaimana?
Apakah arti dari pancaran aura warna kalian saat ini?
Pancaran aura kalian saat ini dipengaruhi oleh emosi kalian saat ini ataupun merupakan aura yang terdapat pada diri kalian melalui kepribadian atau karakter yang di bentuk oleh diri kalian.
Arti dari 12 pancaran Aura, yaitu :
MERAH, Jika seseorang pancaran auranya berwarna merah berarti ia dipenuhi sifat kuasa dan ego untuk mencapai kesuksesan.Warna merah ini sering tertahan dimasa kecil, dimana dari lingkungan keluarganya dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan cita-cita keluarga, sehingga tampak keruh dan berantakan.Setelah beranjak dewasa dan mampu hidup mandiri, auranya akan meluas dan ia akan mampu melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.Orang yang mempunyai warna latar aura merah, sifatnya suka memrintah, bertanggung jawab dan mempunyai sifat pemimpin. Mempunyai sifat kasih sayang dan sikap hangat kepada sesama. Merah juga menAndakan sifat berani.Sifat negative dari warna merah adalah penggugup.
JINGGA, Seseorang yang pancaran auranya berwarna jingga, maka ia mempunyai sifat kepedulian.Mempunyai sifat alami kemampuan intuitif, bijaksana dan mudah bergaul. Warna jingga mempunyai sifat sebagai juru damai, timbang rasa, praktis. Sifat negatif warna jingga adalah, malas, tidak mampu dan tidak peduli.
KUNING, Seseorang yang pancaranya auranya berwarna kuning, mempunyai sifat yang antusias dan mengasyikan. Berpikir dengan cepat dan menghibur orang lain. Senang berkumpul, menikmati percakapan yang panjang. Senang belajar tapi sifatnya hanya coba-coba sehingga pengetahuanya hanya sebatas kulitnya saja. Warna kuning juga suka dengan gagasan dan berekspresi. Sifat negative dari warna kuning adalah malu-malu dan suka berdusta.
HIJAU, Jika seseorang pancaran auranya berwarna hijau, maka ia mempunyai sifat sejuk dan damai dan ia juga berbakat untuk menjadi seorang penyembuh alami. Sikapnya kooperatif, dapat dipercaya, dan murah hati. Sifat hijau menyukai tantangan, bekerja tanpa kenal lelah, mudah dimintai tolong. Sifat negatifnya bersifat kaku dalam memAndang setiap persoalan.
BIRU, Seseorang yang pancaran auranya berwarna biru, orang tersebut secara alami mempunyai sifat positf dan antusias. Warna biru biasanya berhati muda, tulus, jujur dan jika bertindak sesuai dengan pikirannya. Mempunyai kebebasan, tidak suka dibatasi atau dilarang. Menyukai perjalanan, menyaksikan tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru, bisa menutupi perasaan dan bisa menyimpan rahasia. Sifat negatifnya kesulitan menyelesaikan tugas.
NILA, Sifatnya hangat, menyembuhkan dan mengasuh. Senang memecahkan maslah, senang menolong. Sifat negatifnya ketidakmampuan mengatakan “tidak” sehingga sering dimanfaatkan orang lain.
UNGU, Seseorang yang pancaran auranya berwarna ungu, maka ia menyukai kegiatan-kegiatan spiritual dan metafisika. Sifat negatifnya merasa unggul dari yang lain.
PERAK, Mempunyai gagasan-gagasan besar, namun sebagian diantaranya tidak praktis. Sering tidak mempunyai motivasi.
EMAS, Mempunyai kemampuan menangani proyek-proyek dan mempunyai tanggung jawab dalam skala besar. Mempunyai sifat kharismatik, pekerja keras, sabar. Mencapai kesuksesan pada usia lanjut.
MERAH JAMBU, Mempunyai sifat yang tegas, keras kepala, cita-citanya tinggi dan mempunyai perencanaan. Secara alami mereka mereka adalah orang-orang sederhana, tidak berlagak, senang menjalankan hidup dengan tenang.
PUTIH, Sifatnya tidak menonjolkan diri, sederhana, sangat manusiawi laksana orang-orang suci. Tidak mempunyai sifat ego, lebih tertarik pada kesejahteraan orang lain.Intuitif, bijaksana, idealis dan cinta damai.
HITAM, Bila seseorang pancaran auranya berwarna hitam, bisa diartikan orang tersebut diselubungi oleh kemisterian, karena orang ini sifatnya kadang terbuka dan kadang tertutup.
Warna hitam bisa diartikan mempunyaisifat yang tidak baik, culas artinya mempunyai maksud jelek terhadap oaring lain yang ditemuinya. Jika warna hitam berkombinasi dengan warna merah, orang tersebut mempunyai sifat yang tidak baik dan jahat.
Terima Kasih.
#Fadlinya_Fadli
#Aura Bintang
Tips berikut ini akan memandunya. Namun sebelum kita ulas lebih jauh, ada baiknya kita tengok sejenak mengenai apa dan bagaimana sifat aura itu. Maksudnya agar kita tidak berpijak pada pemahaman yang salah.
Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan aura :
- Aura manusia selalu berubah-ubah sesuai dengan kedewasaan kepribadian seseorang.
- Aura manusia berwarna-warni sesuai dengan kepribadian dan kehidupan seseorang. Masing-masing warna aura menunjukkan kepribadian yang berbeda.
- Panjang pendeknya aura dapat dideteksi dengan indra peraba kulit maupun dengan tongkat deteksi.
- Aura seseorang dapat mempengaruhi maupun dapat dipengaruhi oleh lingkungan sehingga dapat bertambah maupun dapat berkurang karena faktor lingkungan.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar pancaran aura tetap cemerlang, diantaranya :
a. Makan makanan yang halal, baik dan tidak berlebihan.
b. Olahraga yang cukup dan teratur.
c. Memenuhi kebutuhan tubuh akan udara segar.
d. Istirahat dengan cukup, mengurangi rokok, alkohol dan obat terlarang.
e. Mengurangi gerak hati, gerak pikir dan kegiatan-kegiatan yang buruk.
f. Mengurangi sikap hati yang kasar, mudah emosi dan memperbanyak rasa kasih sayang.
Sekarang, mari kita mulai latihan melihat aura. Sebelum melihat aura orang lain, ada beberapa urutan latihan yang harus dilakukan demi kesempurnaan hasil.
1. Melihat Aura Dengan Jari Tangan
Carilah tembok yang berwarna putih, lalu duduklah dengan tenang pada jarak 1/2 meter dari tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin dan tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan dan kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yang masih berpasangan tadi 30 cm didepan mata dengan latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yang memancar dari ujung jari kita.
2. Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan seperti pada cara No. 1. Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada tembok yang berwarna putih. Tariklah nafas, tahan dan hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan dari tembok. Amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal ditembok. Itulah aura yang memancar dari telapak tangan dan lama kelamaan akan larut dalam aura alam.
3. Melihat Aura Diri Sendiri
Letakkanlah cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. Pandangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok. Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah. Setelah berhasil, mulailah untuk melihat aura orang lain.
4. Melihat Aura Orang Lain
Mintalah bantuan seseorang yang akan menjadi objek untuk berdiri didepan tembok yang berwarna putih. Usahakanlah penerangan didalam ruangan dibuat remang-remang atau redup. Berdirilah lebih kurang 3 meter didepan objek. Fokuskanlah pandangan mata pada bagian tepi kepala dan bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek. Fokuskanlah pandangan pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek akan memancarkan warna aura.
Bagaimana?
Apakah arti dari pancaran aura warna kalian saat ini?
Pancaran aura kalian saat ini dipengaruhi oleh emosi kalian saat ini ataupun merupakan aura yang terdapat pada diri kalian melalui kepribadian atau karakter yang di bentuk oleh diri kalian.
Arti dari 12 pancaran Aura, yaitu :
MERAH, Jika seseorang pancaran auranya berwarna merah berarti ia dipenuhi sifat kuasa dan ego untuk mencapai kesuksesan.Warna merah ini sering tertahan dimasa kecil, dimana dari lingkungan keluarganya dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan cita-cita keluarga, sehingga tampak keruh dan berantakan.Setelah beranjak dewasa dan mampu hidup mandiri, auranya akan meluas dan ia akan mampu melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.Orang yang mempunyai warna latar aura merah, sifatnya suka memrintah, bertanggung jawab dan mempunyai sifat pemimpin. Mempunyai sifat kasih sayang dan sikap hangat kepada sesama. Merah juga menAndakan sifat berani.Sifat negative dari warna merah adalah penggugup.
JINGGA, Seseorang yang pancaran auranya berwarna jingga, maka ia mempunyai sifat kepedulian.Mempunyai sifat alami kemampuan intuitif, bijaksana dan mudah bergaul. Warna jingga mempunyai sifat sebagai juru damai, timbang rasa, praktis. Sifat negatif warna jingga adalah, malas, tidak mampu dan tidak peduli.
KUNING, Seseorang yang pancaranya auranya berwarna kuning, mempunyai sifat yang antusias dan mengasyikan. Berpikir dengan cepat dan menghibur orang lain. Senang berkumpul, menikmati percakapan yang panjang. Senang belajar tapi sifatnya hanya coba-coba sehingga pengetahuanya hanya sebatas kulitnya saja. Warna kuning juga suka dengan gagasan dan berekspresi. Sifat negative dari warna kuning adalah malu-malu dan suka berdusta.
HIJAU, Jika seseorang pancaran auranya berwarna hijau, maka ia mempunyai sifat sejuk dan damai dan ia juga berbakat untuk menjadi seorang penyembuh alami. Sikapnya kooperatif, dapat dipercaya, dan murah hati. Sifat hijau menyukai tantangan, bekerja tanpa kenal lelah, mudah dimintai tolong. Sifat negatifnya bersifat kaku dalam memAndang setiap persoalan.
BIRU, Seseorang yang pancaran auranya berwarna biru, orang tersebut secara alami mempunyai sifat positf dan antusias. Warna biru biasanya berhati muda, tulus, jujur dan jika bertindak sesuai dengan pikirannya. Mempunyai kebebasan, tidak suka dibatasi atau dilarang. Menyukai perjalanan, menyaksikan tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru, bisa menutupi perasaan dan bisa menyimpan rahasia. Sifat negatifnya kesulitan menyelesaikan tugas.
NILA, Sifatnya hangat, menyembuhkan dan mengasuh. Senang memecahkan maslah, senang menolong. Sifat negatifnya ketidakmampuan mengatakan “tidak” sehingga sering dimanfaatkan orang lain.
UNGU, Seseorang yang pancaran auranya berwarna ungu, maka ia menyukai kegiatan-kegiatan spiritual dan metafisika. Sifat negatifnya merasa unggul dari yang lain.
PERAK, Mempunyai gagasan-gagasan besar, namun sebagian diantaranya tidak praktis. Sering tidak mempunyai motivasi.
EMAS, Mempunyai kemampuan menangani proyek-proyek dan mempunyai tanggung jawab dalam skala besar. Mempunyai sifat kharismatik, pekerja keras, sabar. Mencapai kesuksesan pada usia lanjut.
MERAH JAMBU, Mempunyai sifat yang tegas, keras kepala, cita-citanya tinggi dan mempunyai perencanaan. Secara alami mereka mereka adalah orang-orang sederhana, tidak berlagak, senang menjalankan hidup dengan tenang.
PUTIH, Sifatnya tidak menonjolkan diri, sederhana, sangat manusiawi laksana orang-orang suci. Tidak mempunyai sifat ego, lebih tertarik pada kesejahteraan orang lain.Intuitif, bijaksana, idealis dan cinta damai.
HITAM, Bila seseorang pancaran auranya berwarna hitam, bisa diartikan orang tersebut diselubungi oleh kemisterian, karena orang ini sifatnya kadang terbuka dan kadang tertutup.
Warna hitam bisa diartikan mempunyaisifat yang tidak baik, culas artinya mempunyai maksud jelek terhadap oaring lain yang ditemuinya. Jika warna hitam berkombinasi dengan warna merah, orang tersebut mempunyai sifat yang tidak baik dan jahat.
Terima Kasih.
#Fadlinya_Fadli
#Aura Bintang
Kamis, 26 Maret 2015
عِبــَادَ اللهِ رِجَــالَ اللهِ
عِبــَادَ اللهِ رِجَــالَ اللهِ
‘Ibadallah Rijalallah
عِبــَادَ اللهِ رِجَــالَ
اللهِ أَغِيْثُـنَـا لِأَجْـلِ اللهِ ……. لِأَجْـلِ اللهِ
‘Ibadallah Rijalallah
Aghitsuna li ajlillah .…Li Ajlillah
Wahai Hamba hamba
ALlah, Wahai wali wali Allah. Tolonglah kami karena Allah
وَكُـونُـواأَوْلَـنــــَا
لِلّهِ عَـسـَى نَخْـــطَى بِـفَضْـــــلِ للهِ
Wakuunu Aulaana Lillaah Asaa Nakhtoo Bifadhlillah
Bantulah kami karena
Allah, Semoga tercapai hajat kami karena anugerah Allah
عل الكافى صلاة اللة
على الشا فى سلام اللة
‘Alal kafi
shalatullah…Ala safi salamullah…
SEmoga rohmat Allah
atas nabinya yg penurut, semoga salam Allah atas Nabinya yang penurut, semoga
salam Allah atas nabinya yang menyembuhkan penyakit.
بمحى الدىن خلصنا
من البلواء ىا اللة
Bimuhyidil lihaulishna…minal balwaa iya Allah…
Ya Allah dengan
perantara syeh Abdul Qodir Al Jilani ra. selamatkanlah dari segala bala'
وَيَـاأَقْـــطَابُ وَيـَاأ
نْجَـــاب وَيَـاسَادَ اتُ وَيَـاأَحْبَــابُ يـَاأَحْبَــابُ
Wa Yaa Aqthoob Wa Yaa Anjab Wa yaa Saadat Wayaa Ahbab …
Waya Ahbaab
Wahai Para wali
kutub, wahai para wali yang dermawan,wahai para sayyid dan habaib (keturunan
Rosulullah saw.)
وَأَنْــتُمْ يـــَاأُلِى
اْلأَ لْبَـــــاب تَـعَـالَـوْوَانـْصُـــرُوْا لِلّهِ
Wa Antum Yaa ulil Albab Ta’aa Lau Wan surru Lillah
wahai para wali yang
memiliki akal sempurna, Engkau adalah penolong, penyantun, datanglah kemari,
tolonglah karena Allah
سَـــأَ لْنَــــاكُــمْ
سَـأَلْنَـــاُكْــم وَلِلـزُّلــْفَ رَجَوْنَكُـمْ ……….. رَجَوْنَكُـمْ
Sa-alnakum sa-alnakum Wali Zulfaa Rojaunakum…..Rojaunakum
DEngan perantaraan
engkau kami memohon, dengan perantaraan engkau kami memohon dengan mengharapkan
do'amu kami dekat dengan Allah.
وَفِيْ أَمْـرٍقَـصَــدْ
نَـاكُــمْ فَـشـُــدُّوْا عَـزْمـَــكُــمْ لِلّهِ
Wa Fii Amrin Qoshadnaakum Faa Syudduuu “azmakum Lillah
Dengan
Maksudperantaraan Engkau, untuk tercapai urusan kami, karenanya kokohkanlah
tujuan kami karena Allah.
فَـيَـــارَبِّيْ بِسَــادَاتِ
تَحَـقَّـــقْــلِيْ إِشَــــارَتِي………..
إِشَــــارَتِ
Faa Yaa Robbii Bi Saadaati Tahaqqoqliii Isyaarotii
……Isyarotii
Wahai tuhan kami,
dengan perantaraan tuan tuan yang menjadi wali, kokohkanlah petunjukMu kepada
kami.
عَـسىَ تَـأْ تِيْ بِشَـــــــارَةِ
وَيَــصْـــفُ وَقْـــتُـــــنَا لِلّهِ
‘Asaa Ta’tii Bi
Syaarooti Wa Yashfu Waqtuna Lillah
Semoga lekas datang
kebahagiaan kami, semoga waktu kami bersih untuk beribadah karena Allah
بِكَشْفِ الْحَجْبِ عَنْ
عَـيْـنِ وَرَفْــــعِ اْلبَــْيــنِ مِنْ بَـــيْنٍ ….. مِنْ بـَــيْنٍ
Bi Kasyfil Hajbi “an ‘aini Wa Rof’il Baini Mim Bainin
..….Mimbainin
Dengan terbukanya
tirai penutup dari mata kami dan hilangkan penghalang antara kami dan Allah.
وَطَـمْـسِى اْلكَيْــفِ
وَاْلعَيـْنِ بِـنُـوْرِالْـوَجْــهِ يـَا اَللهُ
Wa Thomsil Kaifa Wal Aini Binuuril Wajhi Yaa Allah
Dan terhapusnya
keraguan, bagaimana Allah dan dimana Allah dengan cahaya Dzat Engkau Ya Allah.
صَــلَاةُ اللهِ مَـوْلَـنَـــــا
عَلىَ مَنْ بـِالهُـدَى جَنَــا….بـِالهُـدَى
جَنَــا
Sholatullahi Maulanaa “alaa Mambil Hudajaana
…….Hudajanna
Wahai tuhan kami,
semoga kesejahteraan Allah dilimpahkan kepada orang yang datang dengan membawa
petunjuk kepada kami.
وَمَنْ بِاْلحَـــقِّ
أَوْلَـنــَـــا شَـفِـيْـــــعِ اْلخـَـلْــقِ عِنْـــدَ الله
Wa Man Bil Haqqi Aulaana Syafii-‘il Kholqi ‘Indaullah
Yaitu nabi Muhammad,
yang memberikan islam sebagai agma kami, dan memberi syafaat kepada para
makhluk disisi Allah.
DO'A PARA NABI
Doa Para Nabi
Di
bawah ini kami sajikan beberapa contoh pilihan doa yang pernah dicontohkan oleh
para Nabi dan Rossul :
Doa Nabi Adam
“
Robbana dholamna anfusana wailam
tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin “ (
Artinya
:
Ya
Allah , kami telah mendholimi pada diri kami sendiri, jika tidak engkau ampuni
kami dan merahmati kami tentulah kami menjadi orang yang rugi.
Doa Nabi Nuh
“
Robbi inni audzubika an as alaka maa
laisalli bihi ilmun wa illam tagfirli watarhamni akum minal khosirin “ (surat
Hud; 47)
Artinya
:
Ya
Tuhanku sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sesuatu yang aku tidak
mengetahui hakekatnya, dan sekiranya tidak Engkau ampuni dan belas kasih
niscaya aku termasuk orang – orang yang merugi
Doa Nabi Ibrahim
“
Robbana taqobal minna innaka anta sami’ul alim wa tub alaina innaka antat
tawwaburrokhim
“ (al baqarah; 128-129)
Artinya
:
Ya
Tuhan kami terimalah amalan kami sesungguhnya Engkau maha mendengar dan
Mengetahui, dan termalah taubat kami, sesungguhnya Engkau penerima taubat lagi
Maha Penyayang.
“
Robbi ja alni muqimas sholati wa min dzuriyyati, robbana wa taqobal doa,
Robbannagh firli wa li wa li dayya wa li jamiil mukminina yauma yaqumul hisab “
(ibrahim ; 40 -41)
Artinya
:
Ya
Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang – orang yang tetap mendirikan
sholat, ya Tuhanku perkenankanlah doaku , ya Tuhanku beri ampunlah aku dan
kedua ibu bapaku dan seluruh orang mukmin, pada hari terjadinya hisab.
Doa Nabi Yunnus
“
Lailaha illa anta subhanaka inni kuntum minadh dholimin “ (al anbiya;87)
Artinya
:
Tidak
ada Tuhan Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau sesungguhnya aku orang yang
dholim
Doa Nabi Zakariya
“
Robbi latadzarni wa anta choirul warisin “ (an biya ; 89)
Artinya
:
Ya
Allah janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri, sesungguhnya engkau
pemberi waris yang paling baik
“
Robbi habli miladunka duriyattan,
thoyibatan innaka sami’ud du’a “ (ali imron;28)
Artinya
:
Ya
Tuhan berilah aku seorang anak yang baik dari sisiMu, sesungguhnya Engkau maha
pendengar Doa
Doa Nabi Musa
“
Robis shrohli shodri wa ya shirli amri wah lul uqdatam mil lissani yah khohu
khouli
“ (Thoha ; )
Artinya
:
Ya
Tuhanku lapangkanlah dadaku, dan lancarkanlah lidahku serta mudahkanlah
urusanku
“
Robbi inni dholamtu nafsi fa firlhi
“ (al qhosos ; 16)
Artinya
:
Ya
Allah aku menganiaya diri sendiri, ampunilah aku
“
Robbi Naj jini minal qumid dholimin
“
(Artinya :
Ya
Tuhan lepaskanlah aku dari kaum yang dholim
“
Robbi ini lima anzalta illayya min
khoirin faqir “ (al qhosos; 24)
Artinya
:
Ya
Tuhanku sesungguhnya aku memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan
kepadaku
“
Robbi firli wa li akhi wa adkhilna fi
rohmatika, ya arhamar rokhimin “ (
Artinya
:
Ya
Tuhanku ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmatMu, dan
Engkau Maha Penyayang diantara yang menyayangi
Doa Nabi Isa
“
Robbana anzil alaina ma idatam minas samai taqunu lana idzal li awalina, wa
akhirina, wa ayyatam minka war zukna wa anta khoiru roziqin “
( al maidah ; 114)
Artinya
:
Ya
Tuhanku turunkanlah pada kami hidangan dari langit, yang turunnya akan menjadi
hari raya bagi kami, yaitu bagi orang – orang yang bersama kami dan yang datang
sesudah kami, menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, berilah kami rejeki dan
Engkaulah pemberi rejeki yang paling baik.
Doa Nabi Syuaib :
“
Robbana taf bainana, wa baina kaumina bil haqqi , wa anta khoirul fatihin “
(A araf; 89)
Artinya
:
Berilah
keputusan diantara kami dan kaum kami dengan adil, Engkaulah pemberi keputusan
yang sebaik – baiknya.
Doa Nabi Ayyub :
“
Robbi inni masyaniyad durru wa anta arhamur rohimin “
Artinya
:
Bahwasanya
aku telah ditimpa bencana, Engkaulah Tuhan yang paling penyayang diantara
penyayang.
Doa Nabi Sulaiman
“
Robbi auzidni an askhuro ni’matakallati an amta allaya wa ala wa li dayya wa an
a’mala sholikhan tardhohu wa ad khilni birrohmatika fi ibadikas sholikhin “
(an naml; 19)
Artinya
:
Ya
Tuhan kami berilah aku ilham untuk selalu mensyukuri nikmatmu yang telah Engkau
anugerahkan kepadaku, dan kepada kedua ibu bapakku dan mengerjakan amal sholeh yang
Engkau ridloi, dan masukkanlah aku dengan rahmatMu kedalam golongan
hamba-hambMu yang Sholeh.
Doa Nabi Luth
“
Robbi naj jini wa ahli mimma ya’malun “
Artinya
:
Ya
Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari perbuatan yang mereka
kerjakan
“
Robbin surni alal kaumil mufsidin “
(assyu araa ; 169)
Artinya
:
Ya
Tuhanku tolonglah aku dari kaum yang berbuat kerusakan
Doa Nabi Yusuf
“
Fatiros samawati wal ardli anta fiddunya wal akhiro tawwaffani musliman wa al
hiqni bissholihin “
(yusuf ; 101)
Artinya
:
Wahai
pencipta langit dan bumi Engkaulah pelindungku di dunia dan akhirat wafatkanlah
aku dalam keadaan pasrah (islam), dan masukkanlah aku dengan orang – orang
sholeh.
Doa Nabi Muhammad
“
Robbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hassanah wa qina adza bannar “
(hadist)
Artinya
:
Ya
Tuhanku berikanlah aku kebaikan di dunia dan akhirat, dan jauhkanlah aku dari
api neraka
“
Robbana latuzig qullubana ba’daidz
haddaitana wahabblana miladunka, rohmatan innaka antal wahab” (Ali Imron;
8)
Artinya
:
Ya
Tuhanku janganlah Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan
berilah kami rahmat, sesungguhnya Engkau adalah dzat yang banyak pemberiannya.
Doa Para Nabi
Robbana
dholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin “
(
“ Robbi
inni audzubika an as alaka maa laisalli bihi ilmun wa illam tagfirli watarhamni
akum minal khosirin
Robbana
taqobal minna innaka anta sami’ul alim wa tub alaina innaka antat
tawwaburrokhim
“
Robbi ja alni muqimas sholati wa min dzuriyyati, robbana wa taqobal doa,
Robbannagh firli wa li wa li dayya wa li jamiil mukminina yauma yaqumul hisab
Robbi
ja alni muqimas sholati wa min dzuriyyati, robbana wa taqobal doa, Robbannagh
firli wa li wa li dayya wa li jamiil mukminina yauma yaqumul hisab “
“ Lailaha illa anta subhanaka inni kuntum
minadh dholimin “
“ Robbi latadzarni wa anta choirul warisin
Robbi
habli miladunka duriyattan, thoyibatan innaka sami’ud du’a “
“ Robis shrohli shodri wa ya shirli amri wah
lul uqdatam mil lissani yah khohu khouli “
“ Robbi
inni dholamtu nafsi fa firlhi “
“
Robbi Naj jini minal qumid dholimin
“ (
“ Robbi
ini lima anzalta illayya min khoirin faqir “
“
Robbi firli wa li akhi wa adkhilna fi
rohmatika, ya arhamar rokhimin “ (
“ Robbana anzil alaina ma idatam minas samai
taqunu lana idzal li awalina, wa akhirina, wa ayyatam minka war zukna wa anta
khoiru roziqin
“
“ Robbana taf bainana, wa baina kaumina bil
haqqi , wa anta khoirul fatihin “
“ Robbi inni masyaniyad durru wa anta arhamur
rohimin
“
“ Robbi auzidni an askhuro ni’matakallati an
amta allaya wa ala wa li dayya wa an a’mala sholikhan tardhohu wa ad khilni
birrohmatika fi ibadikas sholikhin “
“ Robbi naj jini wa ahli mimma ya’malun “
“ Robbin
surni alal kaumil mufsidin “
“ Fatiros samawati wal ardli anta fiddunya wal
akhiro tawwaffani musliman wa al hiqni bissholihin “
“ Robbana atina fiddunya hasanah wa fil
akhiroti hassanah wa qina adza bannar
“
Robbana latuzig qullubana ba’daidz
haddaitana wahabblana miladunka, rohmatan innaka antal wahab
Langganan:
Postingan (Atom)





